Google Sheets

Cara Mengekspor Order Shopee ke Google Sheets

Alur lengkap ekspor order Shopee secara manual atau berulang, termasuk struktur workbook, validasi, dan kesalahan umum.

Oleh tim Spyliner·9 menit baca

Data order Shopee dapat dipakai untuk fulfilment, laporan penjualan, analisis pembatalan, performa produk, dan rekonsiliasi. Pilih sumber berdasarkan pertanyaan karena laporan order, item, shipping, dan finance memiliki grain yang berbeda.

Berikut cara mengimpor laporan secara manual dan menyiapkan dataset berulang yang didukung dengan Spyliner.

01

Tentukan dataset

Pilih data order, item, shipping, atau finance secara sengaja

Order-level cocok untuk jumlah dan status order; item-level untuk SKU dan unit; shipping untuk kejadian fulfilment; finance untuk fee dan settlement. Satu laporan mungkin tidak memuat semua field yang dibutuhkan.

Catat grain, basis tanggal, status, toko, dan kolom. Pertahankan semua ID sumber yang diperlukan untuk menghubungkan laporan.

02

Metode manual

Ekspor dan impor order Shopee langkah demi langkah

  1. 1

    Buka toko yang benar

    Konfirmasi wilayah, nama toko, dan akun sebelum membuka area order atau laporan.

  2. 2

    Atur filter

    Pilih periode, basis tanggal, dan status; catat filter agar dapat diulang.

  3. 3

    Unduh dan arsipkan

    Generate CSV atau spreadsheet lalu simpan salinan asli dengan tanggal.

  4. 4

    Impor ke tab raw

    Gunakan File, Import di Google Sheets dan jauhkan formula dari area impor.

  5. 5

    Lindungi identifier

    Pastikan order ID, tracking number, dan SKU tetap sebagai teks.

  6. 6

    Validasi

    Bandingkan row count, beberapa ID, status, tanggal, dan total dengan Seller Centre.

03

Siapkan analisis

Modelkan order pada grain yang benar

  • ✓Gunakan order ID untuk ringkasan order hanya setelah memeriksa pengulangan.
  • ✓Gunakan order-item atau line ID untuk analisis SKU.
  • ✓Simpan status asli dan buat status_group terpisah.
  • ✓Pertahankan nilai mata uang dan diskon asli sebelum menghitung net sales.
  • ✓Catat timestamp sumber terbaru dan waktu refresh.
04

Metode berulang

Buat task Shopee yang didukung di Spyliner

  1. 1

    Buka Settings

    Dari Google Sheets pilih Extensions, Spyliner, Settings.

  2. 2

    Hubungkan Shopee

    Otorisasi akun seller Shopee yang benar melalui alur resmi Shopee.

  3. 3

    Pilih toko dan dataset

    Pilih data terkait order yang sesuai dengan grain laporan.

  4. 4

    Batasi tes pertama

    Gunakan rentang singkat dan kolom penting agar validasi cepat.

  5. 5

    Pilih tab raw

    Tulis hasil ke tab khusus dan simpan transformasi di tab lain.

  6. 6

    Jalankan, validasi, jadwalkan

    Bandingkan output dengan Seller Centre sebelum memilih frekuensi refresh.

Sidebar Spyliner di Google Sheets yang menampilkan toko TikTok Shop, Lazada, dan Shopee yang terhubung
Setiap toko tetap terpisah sehingga sumber setiap task laporan mudah dikenali.
Pengaturan otomatisasi Spyliner untuk tab tujuan, nama task, frekuensi refresh, tipe data, dan tanggal mulai
Task menyimpan tujuan, dataset, rentang tanggal, dan frekuensi refresh.
05

Percaya sebelum memperluas

Periksa duplikat, perubahan terlambat, dan data stale

Status order dapat berubah setelah pertama muncul. Pada setiap refresh, periksa key duplikat pada grain sumber, ID kosong, status baru, dan timestamp order terbaru.

Jika total berbeda, samakan toko, timezone, basis tanggal, status, currency, dan cakupan order.

Jawaban singkat

Pertanyaan yang sering muncul

Mengapa order ID Shopee muncul lebih dari sekali?+

Laporan mungkin berada pada level item, paket, atau event. Periksa grain sebelum menghapus duplikat.

Bisakah satu ekspor order dipakai untuk rekonsiliasi payout?+

Biasanya tetap diperlukan laporan finance atau settlement untuk fee, adjustment, refund, dan payout reference.

Bisakah Spyliner memperbarui data Shopee otomatis?+

Task yang didukung dapat memakai frekuensi refresh yang tersedia setelah toko, dataset, kolom, dan tujuan divalidasi.