Cara Membuat Dashboard Penjualan Marketplace di Google Sheets
Bangun dashboard Shopee, Lazada, dan TikTok Shop yang tepercaya dengan struktur data, definisi KPI, pemeriksaan refresh, dan tampilan yang jelas.
Dashboard marketplace yang berguna bukan sekadar kumpulan grafik. Dashboard adalah sistem pelaporan kecil dengan definisi metrik yang jelas, data sumber yang dapat dipercaya, dan proses refresh yang bisa diulang.
Struktur berikut dapat digunakan untuk ekspor manual maupun data marketplace yang diperbarui dengan Spyliner.
Mulai dari keputusan
Tentukan pengguna dashboard dan keputusan yang harus dibuat
Operator toko mungkin membutuhkan order kemarin, pembatalan, backlog pengiriman, dan stok rendah. Manajer biasanya membutuhkan GMV, penjualan bersih, jumlah order, nilai order rata-rata, biaya iklan, dan perubahan dari periode sebelumnya.
Tuliskan pengguna, frekuensi refresh, dan tiga keputusan yang akan didukung. Langkah ini mencegah workbook dipenuhi field dan grafik yang tidak pernah digunakan.
Gunakan lapisan yang jelas
Pisahkan tab sumber, referensi, model, dashboard, dan kontrol
- 1
Tab raw
Gunakan satu tab untuk setiap marketplace, toko, dan dataset; jangan menaruh formula di dalam area impor.
- 2
Tab referensi
Simpan mapping SKU, kategori, target, biaya produk, dan kurs.
- 3
Tab model
Standarkan kolom, gabungkan sumber, kelompokkan status, dan hapus duplikat sesuai grain.
- 4
Tab dashboard
Tampilkan hanya KPI, tren, filter, dan daftar pengecualian yang dibutuhkan pengguna.
- 5
Tab kontrol
Catat pemilik data, rentang sumber, waktu refresh, definisi metrik, dan keterbatasan.
Mulai sederhana
Gunakan delapan KPI inti dengan definisi tertulis
- ✓GMV atau gross sales dengan status dan basis tanggal yang konsisten.
- ✓Penjualan bersih setelah pembatalan, refund, dan diskon seller jika datanya tersedia.
- ✓Jumlah order dan unit, karena satu order dapat memiliki beberapa item.
- ✓Average order value berdasarkan order valid yang unik.
- ✓Rasio pembatalan dan retur dengan pembilang serta penyebut yang jelas.
- ✓Biaya iklan dan attributed sales dengan attribution window yang konsisten.
- ✓Produk teratas dan produk yang menurun dibanding periode setara.
- ✓Kesegaran data: timestamp sumber terbaru dan refresh workbook terakhir.
Sebelum menggabungkan toko
Standarkan ID, tanggal, mata uang, dan status
Buat field standar seperti marketplace, store, order_id, order_item_id, sku, reporting_date, status_group, currency, gross_sales, fee, refund, dan net_amount. Simpan juga field sumber asli agar masalah dapat ditelusuri.
Pertahankan ID sebagai teks, tetapkan timezone pelaporan, dan jika memakai konversi mata uang simpan nilai lokal, nilai konversi, tanggal kurs, dan sumber kurs.
Disiplin operasional
Tambahkan pemeriksaan kualitas pada setiap refresh
Bandingkan jumlah baris dan total utama dengan dashboard marketplace. Periksa ID kosong atau duplikat, status baru, periode yang belum lengkap, dan timestamp terbaru.
Untuk proses manual, arsipkan file dan filter sumber. Untuk Spyliner, gunakan nama task yang jelas, tab raw khusus, dan jadwal yang selesai sebelum dashboard dipakai.
- ✓Tampilkan waktu refresh terakhir pada dashboard.
- ✓Tandai hari atau minggu yang belum lengkap.
- ✓Lakukan rekonsiliasi sampel sebelum membagikan laporan.
- ✓Batasi akses edit pada tab formula dan dashboard.
Jawaban singkat
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah semua marketplace bisa digabung dalam satu dashboard?+
Bisa, setelah setiap sumber dipetakan ke definisi kolom dan metrik yang sama tanpa menghapus nilai sumber asli.
Seberapa sering dashboard harus diperbarui?+
Sesuaikan dengan keputusan. Operasional dapat memerlukan refresh harian, sedangkan laporan manajemen mungkin cukup mingguan.
Berapa banyak grafik yang ideal?+
Mulai dengan satu tren, beberapa KPI, tabel kontribusi, dan daftar pengecualian. Tambah visual hanya jika mendukung keputusan.


